Hari 3 Jepang - One Day Trip to Shirakawa-go

April 27, 2017 29 Comments A+ a-


Sebagai insan iklim tropis, kita penasaran banget sama yang namanya salju. Sepingin itu ke Shirakawa-go dan berharap saljunya masih tebal. Menurut kita, one-day-trip juga cukup kok, sangat cukup bahkan. Kecuali kalau penasaran pingin coba menginap di gassho zukuri (semacam rumah adat disana)

Jalur yang kita gunakan ke Shirakawa-go
Tōkyō - Toyama - Shirakawa-go - Kanazawa - Tōkyō 


Kita berangkat dari Tōkyō naik shinkansen ke Toyama (Kagayaki shinkansen) dengan JR Pass yang sudah kita activate dan reserve di hari sebelumnya (wajib nih). Kenapa harus reserve karena jalur yang ke Toyama ini memang reserve only. Reservenya tinggal ke counter JR Service Center dimanapun, kita sih waktu itu reserve di JR Service Center Tokyo Station, mudah kok tinggal minta tolong ke customer servicenya dan kita tentukan jadwal keretanya sendiri. Perhatikan jadwal yang dipilih ya karena berangkatnya passsss banget ga pake ngaret - ngaret.
Jadwal keberangkatan shinkansen, jadwal kita adalah 6:16
Tōkyō - Toyama makan waktu kira - kira 2.5 jam. Dari Tōkyō Station kereta berangkat jam 6:16 dan sampai di Toyama jam 8:26, sekitar 10 menit sebelum turun kita harus siap - siap dekat pintu kereta karena nanti berhentinya cuma sebentar banget ga sampe 10 menit.

Kita bisa sebetulnya berangkat lebih cepat ke Shirakawa naik bis yang 8:45 tapi karena kita udah book sebelumnya di Japan Bus Online untuk yang jam 10:30 dan ga bisa tuker jam, jadi beruntungnya kita punya waktu lebih untuk explore Toyama (selalu ada hikmahnya).
outside the Toyama Station
Hasil googling, keluar Toyama Station cukup jalan lurus sekitar 10 menit kita bisa mengunjungi Toyama Castle Park. Benar saja, memang dekat dan kita bisa keliling taman dan karena masih pagi jadi masih sepi. Untuk masuk castle nya bayar, jadi kita lihat saja dari luar. Tapi di sekeliling castle-nya ada taman zen zen juga bisa lah dipake foto - foto.
Matsukawa River
Sepanjang jalan ke Toyama Castle ini adalah salah satu spot cherry blossom yang dicari - cari, sayangnya masih belum muncul sakuranya waktu kita kesini. Termasuk di Matsukawa River, sakura semua.

Suka banget sama Toyama, kotanya masih sepi sunyi tapi nyaman banget. Mungkin kalau ada kesempatan kita bakal balik lagi. Sarapan masih menjadi masalah utama jadi akhirnya kita memutuskan untuk jajan di Lawson saja. Terima kasih Lawson :)

Jam 10 kita sudah kembali lagi ke Toyama Station, di halte untuk naik bus ke Shirakawa-go. Jam 10.15 bus sampai, kita cukup tunjukkan bukti pemesanan (harus di-print) daripada ribet ngomong ke supirnya. Untuk bangkunya, misalkan kita mau pindah kalau sepi diperbolehkan kok sama supirnya. Karena dari Toyama Station non stop ke Shirakawa-go. Yuhuuuu!

Toyama - Shirakawa-go makan waktu kurang lebih 1.5 jam, sepanjang jalan kita tidur karena udah berangkat dari jam 4 pagi dari rumahnya Lin Lin. Ngemil boleh sih, minum juga boleh. 15 menit sebelum sampai di terminal Shirakawa, sepanjang jalan udah norak celingak celinguk karena sudah ada salju.
Shirakawa-go Bus Terminal
Di terminal Shirakawa bisa juga titip koper tapi mungkin bayar ya. Anehnya di Shirakawa walaupun bersalju itu sejuk, kita bahkan buka jaket pakai kaos saja juga masih tidak kedinginan. Desanya itu dekat sekali dengan terminal, jalan 5 menit. 

Di desanya itu (Ogimachi), sepanjang jalan ramai sama toko souvenir dan restoran jadi jangan takut kelaparan. Spot foto yang lumayan ngetop itu di atas  bukitnya, jadi kita bisa lihat desa secara keseluruhan dari atas. Jalannya cukup nanjak kira - kira 15 menit. 
viewpoint of Shirakawa-go
Musti hati - hati ya sama salju, meskipun kelihatannya padat kalau diinjak ya ga sepadat itu haha. Kalau keperosok lumayan basah sih. Keliling desanya ini gratis, cuma kalau pingin masuk ke dalem rumahnya terus foto - foto di tempat yang agak sepi kita saranin untuk masuk Gassho-zukuri Minkaen a.k.a. Museum di Shirakawa karena kita bisa foto di air terjun, danau, dan karena berbayar fotonya bisa agak agak private. Oh iya bisa masuk juga ke dalem rumahnya, total ada 13 rumah yang bisa kita masukin. Aslinya itu kita bisa tuker ocha panas di dalem rumah nomor 11, sayangnya pas kita masuk kesana, Ibu ibunya kayak sok sibuk gitu, antara sibuk atau menghindar ya karena yang datang turis mancanegara terus dia bingung ngomongnya. 
Salah satu rumah adat gassho zukuri, tertimbun salju tebal
Salah satu rumah yang paling ngetop adalah Wada House yang katanya paling tua, tapi daripada bayar cuma masuk 1 rumah, mending masuk museumnya saja sekalian. 20 Maret 2017 saljunya masih cukup tumpe tumpe, bahkan sampai ada bagian yang kita tidak bisa lewat karena salju masih numpuk.
Jembatan yang membelah Sho-kawa River
Masuk ke area Gassho Zukuri Minkaen (Museum desa Shirakawa-go)
Di Gassho Zukuri Minkaen ini lebih indah pemandangannya, dan desanya pun lebih rapi
Walaupun sepanjang jalan banyak restoran, agak sulit menemukan harga yang pas dengan menu yang meyakinkan (baca: yang menunya bahasa Inggris) akhirnya kita makan di restoran pas di depannya museum, lupa namanya apa. Menunya adalah soba panas + beef bowl, lumayan ¥1500 bisa buat berdua walaupun kurang banyak katanya ya tapi cukuplah, minumnya ocha free flow. Terus sepanjang jalan balik ke terminal kita jajan jajan. Salah satunya fried dough ball yang ternyata lumayan cimil haha ¥160

Tidak terasa kita udah mengitari Shirakawa-go selama 3 jam. Di jam pulang, terminalnya lumayan penuh dan sama ketika berangkat kita mau naik di jam sebelumnya juga tidak boleh. Kalau sudah pesan jam kita ga boleh galau. Akhirnya kita naik bus ke Kanazawa di jam 16:25. Kenapa Kanazawa? Supaya kita bisa lihat - lihat lebih banyak kota di Jepang hihi. Jarak Shirakawa-go ke Kanazawa ini sekitar 1.5 jam.

Sekitar jam 17:50 kita sampai di Kanazawa Station, niatnya sih masih pingin jalan - jalan cuma jarak stasiun ke objek misalnya Kenrokuen (taman zen) cukup jauh kira - kira 25 menit jalan kaki. Jadi kita cuma keliling stasiun yang ternyata cukup besar juga dan kita putuskan untuk makan disana sekalian, makan udon lumayan sekitar ¥540 per porsi. Kanazawa Station ini entah kenapa sibuk sekali, dibandingkan Toyama Station pagi tadi.

Shinkansen kita ke Tōkyō berangkat jam 19:46 tapi kita kena delay! Akhirnya merasakan juga delay di Jepang, setelah kita puji - puji terus ketepatan waktunya. Delaynya katanya karena injured passenger, mungkin ada yang buru - buru terus kejepit mungkin ya. Kita akhirnya baru berangkat jam 20 an lewat dan sampai di Tōkyō sekitar jam 23 dan buru - buru naik kereta ke Nishi-Nippori karena servis berakhir di 24:00

Sampai rumah Ibu Lin Lin kita langsung tidur. Lumayan melelahkan juga one-day-trip faktor lama di jalan kali ya haha.

Tiket & Transportasi
  • Tōkyō - Toyama JR Pass reserved seat only shinkansen
  • Toyama - Shirakawa-go Nohi Bus ¥1700/ IDR 205,700
  • Shirakawa-go - Kanazawa Nohi Bus ¥1850/ IDR 223,850
  • Kanazawa - Tōkyō JR Pass reserved seat only shinkansen
  • Explore Shirakawa-go jalan kaki aja
  • Masuk ke Gassho-zukuri Minkaen Museum ¥600
Tips
  • Baiknya sih tiket Bus pulang pergi Shirakawa dipesan dulu sebelum berangkat (dari Indonesia) dan jangan lupa di print ya, jadi ketika naik di terminal disana cukup ditunjukan print out tiketnya ke supir Bus.
  • Pastikan JR Pass sudah aktif dan reserve tiket shinkansen sebelumnya, dan perhatikan pula waktunya karena ga bisa ganti jadwal.
  • 3 jam di Shirakawa-go sudah lebih dari cukup kok untuk eksplorasi seluruh tempatnya, jadi pesan tiket Bus pulangnya jangan terlalu sore/malam (kecuali penasaran dengan suasana malam disini)
  • Pastikan bawa uang cash cukup, karena selama di Shirakawa-go kita belum menemukan ATM

Baca cerita lengkap liburan kita di Jepang !!!

#inklocita #inkwent #japan

We run the blog together while going places, food tasting, and doing many many things in between

29 comments

Write comments
Eksapedia
AUTHOR
28 April 2017 21.06 delete

WAh sip banget petualanganya :D
salam kenal ya...

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
28 April 2017 21.47 delete

Hai, salam kenal juga. Btw terima kasih sudah mampir

Reply
avatar
Andi Nugraha
AUTHOR
29 April 2017 02.51 delete

Keren banget perjalannya, aku bermimpi pengen bisa ke tempat itu juga. Pengen bisa menceritakan jalan-jalandi Jepang juga. Semoga bisa..aamiin..
Asik tuh pas saljunya masih tebal, pasti dingin..he

Oh ya, bagusnya kalau ke Jepang harus bisa menguasai bahasanya juga ya ?

Reply
avatar
Maya
AUTHOR
29 April 2017 06.02 delete

salju terlihat padat tapi berbahaya ya
hehe
halo sayang kalau komentar diblog sebaiknya tidak menambahkan link ya, aku pasti kunjung balik kok ke blogmu
terima kasih
selamat pagi

Reply
avatar
Ami Hamni
AUTHOR
29 April 2017 08.16 delete

liat saljunya berasa pengen bikin boneka salju hihi

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
29 April 2017 12.19 delete

aamiin mudah mudahan bisa ke Jepang juga yang lama haha. Justru malah sejuk banget sih siang siang di Shirakawa, ga dingin sama sekali.

hahaha ga musti sih, simple english juga oke kok haha

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
29 April 2017 12.20 delete

iyaaa sepanjang jalan emang banyak banget yang bikin boneka salju haha

Reply
avatar
29 April 2017 22.41 delete

Indahnyaa!
Oya, kalau mau pake transportasi publik dan kitanya cuma bisa bahasa Inggris, masih oke kan? Secara belum bisa bahasa Jepang nih hihi

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
30 April 2017 12.28 delete

masih oke pake banget Mbak. Kalo inggris yang sederhana2 aja mah masih ngerti. Ayooo ke Shirakawa-go!

Reply
avatar
Dzaky Dewan
AUTHOR
30 April 2017 14.28 delete

itu jadwal penrbangannya kalau nggak bisa baca tulisan jepang ya bingung yah! nol banget aku tentang huruf jepang ini!

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
30 April 2017 14.46 delete

itu jadwal keretanya running text kok, abis bahasa jepang, dia munculin juga tulisan latinnya haha, jadi tetep bisa dibaca. sama! pusing kita juga bacanya. ga ngerti haha

Reply
avatar
Arum Kusuma
AUTHOR
30 April 2017 15.46 delete

Whaa jepang!! Keren banget ya.. kayaknya harus ngerencanain baik baik sebelum ke jepang. Biar gak ngerasa nyesel nantinya. Berangkatnya jangan terlalu mepet jam biar bisa jejalan di sekitar stasiun yak?!

Duh, pemandangan disana indah banget! Jadi pengen kesana ☺

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
30 April 2017 20.08 delete

iyaaa harus persiapan cukup ya, daripada rugi waktu disana haha. dan emang untuk urusan jadwal bener bener tepat waktu sihh


iyaa indah saljunyaa... yang bikin penasaran kenapa kayak Wairebo gitu ga jadi Unesco World Heritage juga ya..

Reply
avatar
1 Mei 2017 21.43 delete

selalu pengen dateng kesana :')

Ikut GIVEAWAY di blog aku yuk! Bisa dapet produk EMINA dan POMPOM lhoo
http://www.deniathly.com/2017/04/giveaway-from-emina-and-wol-pompom.html

Reply
avatar
HellO Me
AUTHOR
2 Mei 2017 16.28 delete

Nice sharing :) This is one of my favorite posts that you've done. Edward Gelber, M.D., Board-Certified Psychiatrist in Brooklyn

Reply
avatar
Kay
AUTHOR
2 Mei 2017 19.15 delete

Kapan ya saya bisa ke sono??
Ohya, di shirakawa-go ada kulibangunan juga nggak sih? Penasaran deh....

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
3 Mei 2017 10.30 delete

Yuk kapan kapan

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
3 Mei 2017 10.30 delete

Thank you Sir !

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
3 Mei 2017 10.31 delete

Ya ada aja sihhhh yg bikin rumahnya siapa kan haha

Reply
avatar
Amanda Ratih
AUTHOR
7 Mei 2017 02.45 delete

itu unik banget ya mba, ada sungai tapi sekelilingnya salju, sungainya nggak ikutan beku, tapi masak sih nggak dingin mba, secara saljunya sejublak gtu?

Reply
avatar
Mirwan Choky
AUTHOR
7 Mei 2017 10.25 delete

Asseekk.... dapat kesempatan ngetrip ke Jepang.

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
8 Mei 2017 08.02 delete

Iyaaa karena udah bulan Maret kali ya saljunya udh mencair. Sejuk sih ga dingin, kayak sejuk sejuk lembang gitu Mbak. Iyaa sempet norak juga liat salju haha

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
8 Mei 2017 08.03 delete

Iyaaa alhamdulillah hehe

Reply
avatar
8 Mei 2017 09.10 delete

kayaknya shirakawa go ini salah satu must visit ya kalo ke jepang, tiap liat postingan yang ke jepang, pasti ke sini :D
emang keren banget pemanadangannyaa

Reply
avatar
Inklocita
AUTHOR
8 Mei 2017 09.44 delete

Haha betul sekali Mbak, must visit banget lah

Reply
avatar
23 Oktober 2017 14.53 delete

pemandangannya semakin indah ya dengan di selimuti salju.. :)

Reply
avatar
Okni Khairani
AUTHOR
25 Oktober 2017 20.53 delete

hai hai, untuk terminal bus dari toyama-shirakawago dan pulangnya shirakawago-toyama posisi nya sama ga ya? atau beda tempat?

Reply
avatar